Akhir-akhir ini di sebagian wilayah Indonesia mengalami musim pancaroba. Di masa peralihan ini sering ditandai dengan timbulnya berbagai macam jenis penyakit dan salah satunya yang suka menyerang adalah CACAR AIR. Yuk cari tahu lebih dalam mengenai penyakit Cacar Air dan bagaimana pencegahannya agar tidak menyerang buah hati kita..
Cacar air adalah suatu jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus varicella zoster, istilah medisnya dikenal sebagai Varicella Simplex (Chicken Pox). Penyakit ini menyerang kulit dan bersifat menular, dimana penularannya dapat melalui kontak langsung dengan si penderita cacar (baik dari udara maupun cairan tubuh yang dikeluarkan oleh si penderita). Penyakit ini menyerang segala usia, umumnya orang yang pernah terkena infeksi virus cacar air ini akan membentuk antibodi terhadap virus varicella zoster dalam tubuhnya sehingga kecil kemungkinan untuk terserang kembali penyakit cacar air yang ditularkan.
Gejala Penyakit Cacar Air:
Sakit kepala yang disertai demam serta kondisi tubuh yang lemah, nafsu makan berkurang dan sakit perut.
Diawali munculnya bintik-bintik merah disekitar dada, perut, punggung yang kemudian akan menyebar ke daerah muka dan beberapa bagian tubuh lainnya.
Bintik-bintik merah tersebut akan berubah menjadi gelembung berisi air yang disertai dengan rasa gatal. Masa inkubasinya sekitar 2-3 minggu.
Cara Penularan Penyakit Cacar Air:
Penularan dapat terjadi 24 jam sebelum gejala penyakit muncul. Virus cacar air ditularkan melalui percikan air liur, kontak langsung dengan cairan dari kulit si penderita maupun benda yang terkontaminasi oleh cairan tersebut.
Pengobatan Penyakit Cacar Air:
Segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Bersihkan bintik-bintik merah yang telah pecah menggunakan alcohol dan kapas, serta mandi yang teratur dengan sabun antiseptik.
Hindari penggunaan bedak tabur pada gelembung bintik merah yang pecah karena akan memperluas penyebaran cacar air, gunakanlah salep Asiklovir (atau yang sudah diresepkan oleh dokter).
Hindari menggaruk kulit yang gatal karena akan mengakibatkan bekas luka.
Untuk mengurangi rasa gatal pada kulit kompreslah dengan air dingin, atau gunakan lotion yang mengandung fenol/mentol.
Setelah mengetahui gejala dan penanganan penyakit cacar air, maka ada baiknya melakukan pencegahan efektif terhadap penyakit menular ini, yaitu:
Berikan imunisasi cacar air yang teruji sejak dini pada anak Anda.
Jagalah kesehatan tubuh dengan mengkonsumsi suplemen/vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh tetap baik.
Jagalah kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, karena virus Varicella zoster berkembang pada lingkungan dan udara yang tidak bersih.
Istirahat yang cukup minimal 7 jam/hari.
Minum air putih 7 – 8 gelas sehari untuk membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh.
Hal terpenting bagi Mommy & Daddy yang perlu diperhatikan adalah untuk tetap menjaga kesehatan dan daya tubuh agar tidak tertular penyakit, serta jaga selalu kebersihan lingkungan sekitar. Stay healthy!