Gama69RajajagoGAMA69https://linkr.bio/gama69https://mez.ink/rajajagohokiLotre4D Onlinevirgobet88 daftarRajajago GameSlot Virgobet88Linkr Virgobet88Lucky Neko Gama69Petimas88Petimas88 LoginBABE181 Pesaing Terdepan Sekarang Dalam Situs Slot Online Terlengkap dengan Hadiah Togel terjelasRajajagoDewata88BABE181 Tempat Berkelas Bermain Game Online Terlengkap Tahun 2026 dengan RTP Tertinggi Sekarang.KENZO688 Solusi Tempat Bermain Game Online Paling Lengkap dengan Winrate Tertinggi dan Memiliki Pasaran Togel Resmi TerjituVirgobet88Rajajago gama69GAMA69Gama69banyak yang mulai melirik mahjong ways setelah ramai diperbincangkan di internetmahjong ways kembali masuk radar netizen setelah sering muncul di berbagai platformobrolan digital belakangan ini sering menempatkan mahjong ways sebagai topik menarikdi tengah perubahan tren online mahjong ways masih sering mencuri perhatiansejumlah pengguna internet mulai membagikan pengalaman dan cerita seputar mahjong waysmahjong ways dan fenomena percakapan online yang terus berkembang dari waktu ke waktualasan topik mahjong ways masih sering muncul di linimasa pengguna internetbanyak percakapan baru yang membuat nama mahjong ways kembali menjadi sorotansaat rasa penasaran publik meningkat mahjong ways kembali mengisi ruang diskusi onlinemahjong ways kembali dibahas netizen dan menjadi salah satu topik yang sering terlihatkenapa pembahasan mahjong ways kembali sering muncul di berbagai percakapan onlinebanyak netizen mulai menyoroti mahjong ways setelah ramai dibicarakan belakangan inihal menarik yang membuat mahjong ways tetap sering menjadi bahan obrolanketika perhatian publik berubah topik mahjong ways masih sering terlihat di linimasasejumlah komunitas digital kembali meramaikan diskusi seputar mahjong waysmahjong ways kembali menarik rasa penasaran pengguna internet dari berbagai kalanganada yang menarik dari ramainya percakapan online tentang mahjong waysbanyak orang mulai bertanya kenapa mahjong ways sering dibahas di media sosialobrolan netizen soal mahjong ways kembali terlihat aktif di berbagai platformsaat topik lain silih berganti mahjong ways masih sering muncul dalam diskusidi balik ramainya linimasa digital topik mahjong ways masih sering mencuri perhatiantidak banyak yang sadar bahwa pembahasan mahjong ways kembali meningkat di sejumlah komunitasdari forum hingga media sosial nama mahjong ways kembali sering terlihat belakangan iniapa yang membuat mahjong ways terus hadir di tengah perubahan tren internetsejumlah pengguna online mulai membagikan pengamatan menarik tentang mahjong wayssaat berbagai topik viral datang silih berganti mahjong ways masih tetap dibahaspergerakan percakapan netizen menunjukkan mahjong ways masih menarik untuk diikutimuncul kembali di berbagai diskusi mahjong ways menjadi topik yang banyak diperhatikanbanyak obrolan digital belakangan ini menyinggung kehadiran mahjong ways secara alamiketika rasa penasaran publik meningkat mahjong ways kembali menjadi bahan percakapanalasan nama mahjong wins kembali sering terlihat di berbagai percakapan onlinebanyak pengguna internet mulai membahas mahjong wins dengan sudut pandang berbedamahjong wins kembali menjadi topik yang sering muncul di sejumlah komunitas digitalperhatian netizen terhadap mahjong wins terlihat meningkat dalam beberapa hari terakhirobrolan seputar mahjong wins kian mudah ditemukan di berbagai platform onlinesejumlah diskusi baru membuat mahjong wins kembali masuk radar pengguna internetmahjong wins dan perubahan arah percakapan digital yang menarik untuk diamatitidak sedikit netizen yang kembali membicarakan mahjong wins belakangan inipembahasan mahjong wins terlihat semakin luas menjangkau berbagai kalangan penggunadari linimasa hingga forum online mahjong wins kembali menjadi sorotandi tengah ramainya arus informasi digital mahjong wins kembali menarik perhatian netizenbanyak orang mulai mencari tahu apa yang membuat mahjong wins sering dibahas belakangan iniperbincangan tentang mahjong wins kembali terlihat aktif di sejumlah ruang diskusi onlinemahjong wins kian sering muncul dalam obrolan yang melibatkan pengguna internet aktifsejumlah konten terbaru membuat nama mahjong wins kembali mencuat di media sosialperhatian publik terhadap mahjong wins kembali terlihat dari ramainya diskusi digitalmahjong wins menjadi salah satu topik yang masih sering muncul di linimasa penggunaberbagai komunitas online mulai kembali membahas mahjong wins dengan cara yang berbedarasa penasaran netizen terhadap mahjong wins terlihat dari banyaknya percakapan yang munculkemunculan mahjong wins di berbagai platform membuatnya kembali menjadi sorotan onlinebanyak yang tidak menyangka mahjong ways kembali jadi topik yang sering dibahasobrolan netizen soal mahjong ways mulai terlihat di berbagai platform digitaldari linimasa hingga forum online mahjong ways kembali menarik perhatianada yang berbeda dari ramainya pembahasan mahjong ways belakangan inimahjong ways kembali muncul dalam percakapan yang menyita rasa penasaran publiktidak hanya di komunitas topik mahjong ways mulai meluas ke berbagai kalanganalasan ramainya pembahasan mahjong ways kini mulai banyak diperhatikan netizensejumlah percakapan online kembali mengarah pada topik mahjong waysnama mahjong ways terlihat lebih sering muncul di ruang diskusi digitalketika topik lain meredup mahjong ways justru masih sering dibicarakanperhatian publik terhadap mahjong ways tampak belum menunjukkan penurunanbanyak pengguna internet mulai menyadari ramainya pembahasan mahjong waysmahjong ways kembali mewarnai berbagai cerita dan obrolan di dunia onlinegelombang diskusi baru membuat topik mahjong ways kembali jadi sorotanbeberapa forum digital mulai ramai membahas mahjong ways dengan cara berbedadi balik beragam konten yang muncul mahjong ways tetap sering disebutpembahasan mahjong ways kembali terlihat hidup di tengah perubahan tren onlinebanyak orang mulai mencari tahu kenapa mahjong ways sering muncul belakangan inisuasana percakapan digital kembali diramaikan dengan topik mahjong waysmahjong ways kembali menjadi bagian dari obrolan yang ramai diikuti netizendi balik ramainya aktivitas digital mahjong ways masih menjadi nama yang sering dibahastidak banyak yang menyadari bahwa mahjong ways terus muncul dalam berbagai percakapan onlineperhatian pengguna internet terhadap mahjong ways kembali terlihat dalam sejumlah diskusi terbarusejumlah komunitas online mulai kembali menyoroti perkembangan topik mahjong waysmahjong ways kembali mencuri perhatian setelah ramai dibahas di berbagai platform digitalarus percakapan netizen menunjukkan bahwa mahjong ways masih memiliki daya tarik tersendiritopik mahjong ways terlihat semakin sering muncul di tengah beragam konten yang beredarbanyak pengguna media sosial mulai membicarakan mahjong ways dari sudut pandang yang berbedameski tren terus berubah mahjong ways tetap sering hadir dalam diskusi pengguna onlinesorotan terhadap mahjong ways kembali meningkat seiring munculnya berbagai pembahasan baruobrolan digital yang terus berkembang membuat mahjong wins kembali sering dibicarakanmahjong wins kembali masuk ke dalam percakapan yang ramai diikuti pengguna internetsejumlah netizen mulai menyoroti mahjong wins dalam berbagai diskusi onlineperhatian terhadap mahjong wins kembali terlihat di tengah beragam topik yang beredarbanyak percakapan baru yang membuat mahjong wins kembali menjadi sorotan publikdari berbagai komunitas online nama mahjong wins kian sering terdengarmahjong wins kembali muncul dalam sejumlah pembahasan yang menarik rasa penasaranpengguna internet mulai kembali membicarakan mahjong wins di berbagai platformaktivitas media sosial yang padat membuat mahjong wins sering muncul di linimasasejumlah topik hangat belakangan ini tidak lepas dari pembahasan mahjong winsmahjong wins kembali mewarnai diskusi online yang ramai diikuti netizenbanyak pengguna internet mulai menyadari bahwa mahjong ways kembali ramai dibicarakandi tengah perubahan tren online mahjong ways masih sering muncul dalam percakapanmahjong ways kembali menjadi sorotan setelah muncul di berbagai diskusi digitalsejumlah komunitas online kembali meramaikan pembahasan seputar mahjong waysperhatian netizen terhadap mahjong ways terlihat masih kuat hingga saat inidari berbagai platform nama mahjong ways kian sering terlihat di linimasamahjong ways kembali menarik rasa penasaran pengguna yang mengikuti tren digitalobrolan online yang terus berjalan membuat mahjong ways sering menjadi topiksejumlah konten terbaru kembali membawa mahjong ways ke tengah perhatian publikbanyak orang mulai mencari tahu alasan mahjong ways sering dibahas belakangan inimahjong ways kembali hadir dalam percakapan yang melibatkan berbagai kalangan penggunapergerakan topik digital menunjukkan mahjong ways masih menarik untuk diikutidi balik ramainya media sosial mahjong ways kembali sering menjadi pembahasanmahjong ways masih sering muncul di tengah beragam konten yang beredar onlinesejumlah netizen kembali menyoroti mahjong ways dalam diskusi yang terus berkembangpembahasan mahjong ways terlihat kembali hidup di berbagai ruang digitalaktivitas online yang meningkat membuat topik mahjong ways kembali terlihatmahjong ways kembali menjadi bagian dari obrolan yang menyita perhatian netizenberbagai percakapan baru di internet mulai melibatkan topik mahjong wayskemunculan kembali mahjong ways di berbagai platform menjadi perhatian pengguna
:: Pendidikan -- Stella Maris ::

Pendidikan

SMIE berkontribusi dalam pendidikan bangsa dengan mempersiapkan generasi muda berkualitas. Educare in Caritatem, yang memiliki arti Mendidik Dengan Kasih, merupakan moto yang dipegang teguh Stella Maris dalam menjalankan perannya di dunia pendidikan berda

TOKOH - Pengorbanan Seorang Guru Di Pelosok Desa


24 Nov 2015

Sarwendah Kongtesha,  21 tahun, tertegun saat menyaksikan tayangan sebuah acara di stasiun televisi. Saat itu sedang membahas kisah para guru muda di pelosok Indonesia yang bergabung dalam program Indonesia Mengajar yang diprakarsai Anies Baswedan. Tayangan itu begitu menginspirasikannya, tiba-tiba saja keinginan hatinya menguat untuk mengajar di pelosok-pelosok terpencil  di Indonesia. Setelah lulus dari Jurusan Matematika, Universitas Negeri Manado, di tahun 2013 ia pun mendaftar dalam program Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM3T) yang diprakarsai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Program yang dijalankan pemerintah untuk sarjana baru ini mengadaptasi program Indonesia Mengajar.

“Pertama itu papa tidak setuju, mama setuju. Papa bilang tak usah ke sana karena tujuannya jauh, apalagi tujuan Papua atau NTT, papa takut karena jauh. Akhirnya diomong-omong terus rayu-rayu, papa bilang ya jalan sudah tapi hati-hati,” begitu cerita Sarwendah dengan logat Indonesia Timur saat ia mendaftar jadi guru di daerah terpencil. “Waktu ikut wisuda papa juga ikut, rektornya membangga-banggakan SM3T jadi papa langsung nyerah,” kenangnya sambil tersenyum. September 2013 adalah saat pertama kali tiba di desa Wai Kela, kecamatan Adonara Tengah, kabupaten Flores Timur. “Waktu pertama kali kebetulan tinggal seminggu dengan kepala sekolah. Bapak kepala sekolah pelihara babi di belakang rumah, hampir tiap warga pelihara babi. Ada pergi ke kampung sebelah sepanjang jalan itu di samping-samping itu babi semua,” ujarnya sembari tersenyum.

Sebagai anak yang besar di kota Manado itu pemandangan yang aneh apalagi ia beragama Islam. Tapi itu tak menghalanginya untuk berbaur dengan warga desa. Desa tempatnya mengajar mayoritas masyarakatnya bergama Khatolik. Waktu pertama kali datang Sarwendah belum berhijab, lalu ia meminta pendapat teman-temannya kalau ia akan menggunakan hijab. Teman-temannya  sangat mendukung. Bahkan istri kepala sekolah pun mendukung perempuan yang berayah etnis Tionghoa dan beribu asli Maluku ini. Masyarakat desa sangat baik kepadanya. Kepala sekolah pun selalu melindunginya, mencarikan tempat tinggal tepat di belakang sekolah tanpa membayar satu rupiah pun. 

Di desa Wai Kela guru sangat dihormati, ke mana-mana selalu disapa. Tradisinya juga unik, Sarwendah bercerita kalau ia berkunjung ke rumah-rumah yang ada di sana selalu disuguhi teh dan wajib makan. “Kalau tidak makan mereka bilang kita tidak menghargai,” ungkap Endah, begitu panggilan kesayangan dari murid-muridnya. “Dua bulan (di sini) saya naik 5 kilogram, waktu datang berat saya 40 kg sekarang sudah 45 kg,” ujar Endah sambil tertawa.

Sarwendah mengajar mata pelajaran Matematika di SMP Negeri 1 Desa Wai Kela Adonara Tengah. Di awalnya ada enam  kelas yang diajarnya. Lalu ketika masuk guru tambahan ia hanya mengajar empat kelas. Tapi kemudian guru agama Islam ada halangan untuk mengajar, ia pun mengambil alih tugas  itu dan menjadi guru pelajaran agama Islam pula.

Tugasnya bertambah saat dibukanya sekolah dasar baru di desanya, Sekolah Dasar Kristen Wai Bereno. Ia pun bergantian dengan seorang guru lainnya mengajar di sana. Sekolahnya baru ada satu kelas, tapi ia sadar betul bahwa pendidikan dasar yang berkualitas akan membentuk karakter muridnya. Karena itu ia jalani semua itu dengan sungguh-sungguh. Banyak waktu luang ia berikan untuk muridnya, mulai dari kerja bhakti di hari libur, mengangkut air saat dimusim kemarau atau les-les tambahan di luar jam sekolah. Bahkan ia jadi bisa menghapal lagu-lagu rohani Kristen, karena murid-muridnya sehari-hari menyanyikan lagu itu yang diperoleh dari sekolah minggu.

Murid-muridnya pun sangat hormat padanya. Saat pertama kali datang murid-murid  SMPnya sempat bertanya. “Masak ibu gurunya kecil begitu?” Muridnya heran karena ia nampak kecil dan muda. Karena ada murid-muridnya yang berusia sama dengannya. “Saya lahir tahun 1992, ada murid di kelas tiga yang lahir tahun 1993,” jelas Endah. Walau begitu murid-muridnya patuh padanya. Pendekatan personal yang dia lakukan membuat para murid hormat. Metoda pengajaran yang dia dapat dibangku kuliah ia terapkan dan membawa hasilnya efektif. Seperti pengakuan Shanti, 14 tahun, muridnya di kelas 8. “Di saat ibu Endah menjelaskan di papan kami lebih cepat mengerti,” jelas Shanti. Hal ini membantu dia mendapat kepercayaan dari murid-muridnya.

Di sore hari murid-muridnya sudah menantinya di halaman sekolah SMP Negeri 1 di dekat rumahnya. Mereka meminta bimbingan pelajaran tambahan. Selepas senja barulah mereka belajar. Sering kali malam hari listrik padam, dan mereka menggunakan lilin untuk belajar. Mereka belajar sampai pukul setengah delapan malam.

Keberadaan anak-anak ini menjadi hiburan tersendiri bagi Sarwendah. Karena baginya saat-saat yang menyedihkan tinggal di pelosok desa di Adonara, Flores Timur, adalah saat bubar sekolah. Tak ada lagi suara murid-muridnya yang terdengar. Lingkungan rumahnya mendadak sunyi dan ia merasa sangat kesepian.

“Sedihnya kalau tidak ada anak-anak sekolah, yang buat ramainya itu anak-anak sekolah. Jadi dari pagi sampai sore kalau ada anak-anak ramai saja. Biar di rumah sendirian tapi kalau dengar anak-anak teriak atau ribut masih kelihatan ramai,” ujarnya. “Saya paling dihibur kalau malam sama anak-anak. Mereka datang les malam. Kalau mereka datang mereka nyanyi-nyanyi. Nyanyinya lagu gereja semua,” lanjutnya lagi  sambil tersenyum.

Saat anak-anak sudah pulang sunyinya terasa. Saat itulah ia merasa kesepian. Itu saja menurutnya yang membuatnya sedih. Hanya terdengar suara jangkrik dan tokek. Desanya terletak di bukit dan berada dalam kawasan hutan. “Hampir tiap rumah di sini ada tokeknya,” jelasnya. Tiga bulan lagi ia akan genap setahun di desa Wai Kela, artinya masa tugasnya sebagai guru SM3T akan berakhir. Ia adalah angkatan ketiga dari program SM3T. Kali ini ada 63 guru muda yang diterjunkan  ke pelosok-pelosok di kabupaten Flores Timur. Mereka berasal dari Universitas Negeri Manado, Sulawesi Utara dan Universitas Tanjung Pura, Kalimantan Barat.

“Sebenarnya setahun itu tidak cukup sih, terasa singkat,” jelasnya. Proses adaptasi memerlukan waktu juga.  “Waktu kita pertama datang itu bulan September, terus tak lama lagi sudah liburan semester,” lanjutnya lagi. Tak lama kemudian  memasuki bulan April ada perayaan Paskah. “Paskah di sini sangat ramai. 100% di desa ini Khatolik,” lanjutnya lagi.  Hal ini perlu dicermati agar lebih efektif.

“Andai program ini diperpanjang menjadi dua tahun. Usul saya di lokasi pengajar ditempatkan lebih dari dua guru. Dan pengajar SM3T mempunyai program kerja yang mengarah ke masyarakat tentang pentingnya pendidikan,” demikian usul Sarwendah. Konsekuensi karena lama mengajar  para pengajar diberi jatah pulang kampung selama dua kali dalam dua tahun, seperti yang diusulkan rekannya seorang guru muda yang di tempatkan di wilayah Nusa Tenggara Timur yang lainnya. Untuk tahun ini saja ada ribuan guru program SM3T, belum lagi program yang dilakukan secara swadaya seperti Indonesia Mengajar. Tapi tetap saja di pelosok-pelosok masih kekurangan tenaga pengajar. Resiko negara besar adalah tingkat kesulitan yang tinggi untuk mengelolanya. Masih diperlukan banyak anak-anak muda seperti Sarwendah Kongtesha yang rela meninggalkan hidup enak di kota untuk mengabdi di daerah terpencil  demi membangun negeri.