Nasionalisme berasal dari kata ‘nation’ yang berarti bangsa. Terkadang kata nasionalisme sering disalahartikan oleh masyarakat. Paham nasionalisme sering diartikan sebagai paham chauivinisme yang berarti sebuah paham yang cenderung merendahkan bangsa lain dan menjunjung tinggi bangsa sendiri secara berlebihan. Menurut Ernest Renan, nasionalisme adalah kehendak untuk bersatu; sedangkan menurut Otto Bauer nasionalisme adalah suatu persatuan perangai atau tingkah laku yang timbul karena perasaan senasib. Dari pendapat dua tokoh tersebut dapat disimpulkan bahwa didalam nasionalisme terkandung suatu makna kesatuan dan cinta tanah air, mencintai bangsa dan negara dengan mewujudkan persatuan dan kesatuan.
Di era globalisasi sekarang ini salah satu permasalahan penting yang dihadapi bangsa ini adalah memudarnya semangat nasionalisme dan patriotism di kalangan generasi muda. Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antar manusia di seluruh dunia. Globalisasi mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan yang ada di masyarakat termasuk diantaranya aspek budaya dan pendidikan. Bagi generasi muda, globalisasi dapat berdampak positif maupun negatif.
Dampak positifnya antara lain: kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan akses segala informasi dengan cepat.
Dampak negatifnya antara lain: meningkatknya pergaulan bebas, penyalahgunaan teknologi, lunturnya budaya bangsa hingga berbagai perilaku yang membahayakan kelangsungan hidup.
Berkaitan dengan banyaknya fakta memudarnya nasionalisme generasi muda, maka diperlukan penanaman nilai-nilai karakter dan semangat nasionalisme yang dimulai dari lingkungan paling kecil yaitu lingkung keluarga hingga pemerintahan. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk menanamkan nasionalisme pada generasi muda:
Peran Keluarga:
- Memberikan contoh atau teladan tentang rasa kecintaan dan penghormatan pada bangsa dengan cara memperkenalkan sejarah melalui tempat-tempat wisata bersejarah.
- Memberikan pengawasan yang menyeluruh kepada anak terhadap lingkungan sekitar dan memastikan anak tumbuh dalam lingkungan yang baik
- Mengajarkan anak untuk bangga pada produk dalam negeri dan bangga menggunakannya.
Peran Pendidikan:
- Memberikan pelajaran tentang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam mata pelajaran di sekolah
- Menanamkan sikap cinta tanah air dengan mengadakan upacara setiap hari Senin dengan penuh khidmat.
Peran Pemerintah:
- Menggalakan berbagai kegiatan dapat meningkatkan rasa nasionalisme seperti seminar dan pameran kebudayaan
- Mewajibkan pemakaian batik setiap hari Jumat, dengan kebijakan tersebut dapat meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme bangsa. Dan juga melestarikan budaya
- Lebih mendengarkan dan menghargai aspirasi pemuda untuk membangun Indonesia agar lebih baik.
Diambil dari berbagai sumber


