Semua orang tahu bahwa jika ingin sukses maka Anda perlu bekerja keras, atau seringnya dikenal dengan istilah work hard. Dalam hal ini kerja keras diartikan sebagai berangkat kerja lebih pagi dan pulang kerja lebih malam bahkan tidak sedikit yang akhirnya mengorbankan beberapa hal dalam hidupnya demi mengejar karier. Konsep seperti ini sudah menjadi budaya kerja yang terjadi di Amerika Serikat dan beberapa negara maju lainnya dimana banyak orang mendedikasikan sebagian besar waktunya untuk bekerja. Seiring berjalannya waktu, generasi millennial saat ini mengembangkan konsep work smart, dimana mereka lebih suka mengandalkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas kerja. Lalu yang manakah lebih berpengaruh pada tingkat kesuksesan seseorang, kerja keras atau kerja cerdas?
1. Ternyata kerja keras dan kerja cerdas sama pentingnya
Untuk menuju kesuksesan, ada dua hal yang harus Anda miliki yaitu tenaga dan pikiran strategis. Mengapa? Karena bekerja dalam jangka waktu yang lama tidak akan menghasilkan sesuatu yang baik jika tidak menggunakan strategi menyelesaikan pekerjaan. Namun sebaliknya, jika terlalu mengandalkan teknologi namun tidak meluangkan waktu bekerja yang lebih juga tidak memberikan hasil optimal.
2. Banyak pemimpin sukses bekerja keras
Meskipun zaman sudah serba teknologi ternyata masih banyak sekali pemimpin-pemimpin sukses yang menghabiskan waktu lebih untuk bekerja bahkan saat mereka sudah berada di rumah. Kebanyakan pemimpin yang sukses dan inspiratif biasanya bangun lebih pagi untuk memulai hari lebih awal dan tidur lebih larut untuk memikirkan beberapa pekerjaan yang dapat dilakukan agar hasil lebih optimal.
3. Kerja cerdas dan kerja keras harus jalan seimbang
Tidak ada yang menyukai bekerja lembur, namun bukan berarti bekerja lembur selalu buruk. Ketika Anda memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, luangkanlah waktu 1-2 jam lebih dari jam kantor sehingga pekerjaan Anda tidak menumpuk sehingga keesokan harinya Anda dapat melakukan hal lain. Anda pun perlu berdiskusi dengan rekan kerja untuk dapat berbagi tips dan bertukar pikiran seputar pekerjaan.
Bekerja keras harus diimbangi dengan bekerja cerdas, karena menjadi workaholic hanya akan merugikan diri tanpa didasari dengan strategi dalam bekerja. Berikut ini adalah tips untuk dapat work smarter than work hard!
- Jangan takut untuk berkata tidak pada pekerjaan-pekerjaan diluar kepentingan kerja.
- Kerjakan pekerjaan yang menurut Anda sulit terlebih dahulu.
- Selalu meluangkan waktu untuk belajar hal yang baru karena akan menambah pengetahuan Anda.
- Buat daily plan untuk mempermudah flow pekerjaan setiap harinya.
- Hindari terlalu banyak membuka terlalu banyak tab di depan komputer, karena akan membuat fokus Anda terbagi-bagi.
- Respon e-mail masuk secepat mungkin agar tidak ada pekerjaan yang tertinggal.
- Selalu luangkan waktu untuk berinteraksi dengan rekan kerja atau bisnis untuk bertukar pikiran dan pendapat.
- Multitasking adalah hal yang disarankan namun yakinlah bahwa pekerjaan Anda dapat diselesaikan dengan baik dan tepat.
- Area bekerja sangat berpengaruh pada produktivitas, rapihkan dan tata kembali agar suasana kerja menjadi semangat.
Kerjakan pekerjaan yang harus diselesaikan segera, jangan sampai Anda menunda pekerjaan karena pastinya akan menumpuk.


