Kehidupan sosial di Indonesia saat ini terpaku pada kehidupan di era modern. Pemuda masa kini berbeda dengan pemuda masa lalu. Kebanggaan pemuda terhadap Negara Indonesia telah terkikis, cara hidup pemuda yang lebih mengikuti gaya hidup seperti yang ada di televisi atau media cetak maupun elektronik saat ini menyebabkan rasa bangga kepada Negara ini dapat dikalahkan oleh kebanggaan mereka terhadap teknologi dan gaya hidup asing yang lebih terbaru dan terkesan modern. Banyak hal dalam kehidupan sosial mereka mulai dari aspek budaya dan ekonomi yang telah di jelaskan diatas. Kehidupan sosial sekarang lebih memotivasi bagaimana cara kita untuk bisa lebih baik maju seperti Negara lain yang kita tapi terkadang kita lupa akan kehidupan sosial dan budaya yang kita miliki sebelumnya. Berusaha untuk menjadi bangsa yang dapat bercermin dari Negara lain tanpa kita harus hanyut didalamnya atau bahkan lupa akan tanah kelahiran.
Bila kita bercermin pada Negara China dengan apa yang disebut dengan nasionalisme etnis. China merupakan Negara yang besar dengan jumlah populasi penduduk yang banyak. Disana terkenal adalah orang-orang Tionghoa. Sebelum China menjadi Negara adidaya, China adalah negara miskin. Tapi kemudian warga negaranya menyebar berdagang di seluruh penjuru dunia. Berdirinya Negara Singapura yang menjadi pusat perdagangan dunia tak lepas dari Inggris dan usaha tionghoa untuk menjadikan Negara Singapura menjadi Negara maju. Tetapi rasa keterikatan rasa kebangsaan orang-orang perantauan China di Singapura juga tidak lupa dengan tanah kelahirannya. Orang-orang sukses Tionghoa di Negara asing juga tetap membantu China menjadi Negara besar sampai sekarang ini. Mereka juga dapat menjadi Negara maju tanpa melupakan identitas mereka sebagai orang China bahkan kebudayaan mereka pun seperti barongsai juga dapat mereka lestarikan selain di negara sendiri juga di negara yang lain.
Mengantipsipasi Menipisnya Nasionalisme di Indonesia Masa Kini
Guna menghindari menipisnya bahkan menghilangnya rasa Nasionalisme di Indonesia saat ini yang bisa diterapkan di masyarakat guna mencegah dan tetap mengokohkan nilai nasionalisme di Indonesia adalah:
- Lebih selektif terhadap paham Liberal dan Sekuler serta adanya Globalisasi yang ada di Indonesia saat ini.
- Kerjasama media elektronik maupun media cetak dengan pemerintah agar media lebih memperlihatkan kepada masyarakat mengenai pentingnya cinta produk Indonesia.
- Peningkatan fasilitas sarana dan prasarana Ekonomi kerakyatan
- Peningkatan mutu dan kualitas hasil produk dalam negeri.
- Membangun paradigma positif terhadap Negara Indonesia.
- Jangan mudah terprovokatori oleh sesuatu yang belum pasti.
- Menanamkan dan mengamalkan nilai- nilai Pancasila dengan sebaik- baiknya.
- Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik- baiknya.
- Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar- benarnya dan seadil- adilnya.
Dengan adanya cara-cara mengantisipasi menipisnya Nasionalisme di Indonesia pada masa kini maka diharapkan bangsa Indonesia tidak kehilangan kepribadiannya sebagai bangsa Indonesia. Dan tetap memilki rasa untuk menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah Negara untuk mewujudkan satu konsep untuk kepentingan bersama.
Diambil dari berbagai sumber


