Apakah prinsip hidup Anda saat ini? Apakah prinsip-prinsip hidup itu sudah cukup memimpin Anda dalam saat-saat paling sulit dalam hidup? Ataukah Anda masih berusaha menemukan prinsip hidup yang paling tepat untuk diri sendiri? Berikut ini adalah 4 prinsip hidup sesuai dengan firman Tuhan yang dapat Anda teladani dalam kehidupan sehari-hari untuk memperoleh hidup bahagia dan damai.
1. Jagalah Hati:
Firman-Nya menasehati: “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena itu situlah terpancar kehidupan.” (Amsal 4:23) Ketika kita menerima kata-kata atau perlakuan yang menyakitkan, jagalah hati. Jika kita bisa menjaga kondisi hati kita untuk tidak mudah terpengaruh emosi dan tindakan orang lain, kita akan mampu melepaskan pengampunan dan lepas dari belenggu sakit hati.
2. Jagalah Perkataan:
Kita tidak hanya perlu memperhatikan apa yang kita ucapkan, tetapi juga cara mengucapkannya. Ada kalanya hanya karena salah ucap atau nada suara dan ungkapan bisa memancing sebuah pertengkaran. Hindarilah perkataan-perkataan yang tajam dan tidak perlu. Seperti yang dikatakan di firman-Nya: “Jangan ada perkataan busuk yang keluar dari mulutmu melainkan perkataan apapun yang baik untuk membangun.” (Efesus 4:29)
3. Jangan Ungkit Kegagalan Masa Lalu:
Ingat, mungkin kita sedang bicara dengan orang yang pernah gagal di masa lalu. Daripada mengungkit-ungkit masa lalu yang bisa menimbulkan kesalahpahaman, lebih baik membicarakan hal-hal yang sekarang dapat dilakukan untuk persiapan masa depan yang lebih baik. Seperti firman-Nya mengatakan: “Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku. Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Kau anggap jahat, supaya ternyata Engkau adil dalam putusan-Mu, bersih dalam penghukuman-Mu. Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku. Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin, dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.” (Mazmur 51:3-6)
4. Jangan sombong:
Tidak perlu memuji diri karena sebuah perbuatan yang pernah kita lakukan. Sikap rendah hati adalah kunci dalam menjalin komunikasi yang positif. Belajarlah untuk bersukacita ketika orang lain menerima pujian sekalipun saat itu Anda pun layak untuk menerimanya. Seperti pada firman-Nya: “Janganlah kamu selalu berkata sombong, janganlah caci maki keluar dari mulutmu. Karena Tuhan itu Allah yang mahatahu dan oleh Dia, perbuatan-perbuatan diuji.” (1 Samuel 2:3)
Disadur dari berbagai sumber


