Tuhan menciptakan manusia berbeda-beda dan beragam, namun perbedaan itu bukanlah dinding pemisah untuk manusia bersatu. Perbedaan adalah anugerah yang harus disyukuri dan dijaga bersama. Persatuan dan kesatuan sebuah negara dapat diciptakan dalam wujud perilaku toleran terhadap keberagaman tersebut seperti suku, budaya, bahasa, agama bahkan pendapat. Sikap toleran adalah usaha untuk mengakui, memahami dan menghormati orang lain yang berbeda dengan kita. Sikap toleransi muncul dalam masyarakat yang beragam atau plural, oleh karena itu setiap individu mengaplikasikan toleransi terhadap individu lainnya sehingga bangsa Indonesia yang beragam suku, agama, ras dan antargolongan dapat menjadi bangsa yang satu dan utuh (Budi Juliardi, 2015:47). Lalu bagaimana harus berperilaku toleransi dalam keberagaman?
1. Perilaku Toleran dalam Kehidupan Beragama
Dalam kehidupan berbangsa, seperti kita ketahui keberagaman dalam agama itu benar-benar terjadi. Pada dasarnya setiap agama tidak mengajarkan umatnya untuk memaksakan kepercayaan kepada orang lain, setiap ajaran agama mengajarkan kasih. Oleh karena itu, bentuk perilaku ajaran kasih tersebut harus diwujudkan dalam keberagaman agama sebagai berikut:
a. Melaksanakan ajaran agama yang dianutnya dengan baik dan benar.
b. Menghormati agama yang diyakini orang lain.
c. Tidak memaksakan keyakinan agama yang dianut kepada orang lain.
d. Menghargai setiap perayaan atau pelaksanaan ibadah pemeluk agama lain.
2. Perilaku Toleran dalam Kehidupan Beragam Suku dan Ras
Perbedaan suku dan ras hendaknya tidak menjadi kendala dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Keberagaman suku dan ras harusnya menjadi pemersatu bangsa karena dengan adanya keberagaman akan saling melengkapi kekurangan.
3. Perilaku Toleran dalam Keberagama Sosial Budaya
Keberagaman sosial dan budaya di Indonesia menjadi sumber kekayaan tersendiri, dan harusnya menjadi sebuah kekuatan bagi negara ini. Generasi penerus bangsa pun perlu ditanamkan semangat kebangsaan demi mempertahankan keberagaman budaya bangsa dengan cara:
a. Mengetahui keanekaragaman budaya yang dimiliki bangsa Indonesia
b. Mempelajari dan menguasai seni budaya bangsa sesuai dengan minat
/span>c. Dapat menyaring dan memilih budaya asing yang masuk ke negara, sehingga budaya Indonesia tetap dilestarikan


